More Voice Search, Less Button Clicks
Berdasar hasil riset Google 2014 sebesar 55% remaja dan 41% orang
dewasa di seluruh dunia menggunakan voice search lebih dari satu kali setiap harinya,
tujuan asli diciptakan voice search adalah untuk membantu dan mengembangkan pencarian
di dalam handphone serta mesin pencari, oleh karenanya perintah yang ada pun
sangat fleksibel ia bisa membuka apps di dalam handphone dengan cara “OK Google,
cari hotel di Jakarta melalui traveloka”, ataupun mencari di mesin pencari “OK
Google, Definisi rumah”.
Bahkan salah satu pengembang voice search yakni Google melalui
Android menyediakan fitur voice search yang dapat digunakan oleh seluruh pengembang
dan sudah disediakan di manifest (AndroidManifest.xml).
Jadi sebenernya yang membuat ketertarikan kita mengguanakan
voice search yakni, yang pertama menggunakan Bahasa natural atau Bahasa sehari
hari, yang mana Bahasa ini juga memiliki pengaruh positif terhadap mesin
pencari yaitu efisien karna simple dan cepat bila dibandingkan dengan mengetik
yang cenderung bahasanya akan lebih rumit ataupun Panjang. (bila memakai voice
search “ok google, cari hotel sekitar sini”) (bila mengetik “hotel murah di
daerah Jakarta barat slipi”).
Kedua kecepatan loading dari voice search lebih cepat bila
dibandingkan dengan webpages. Perbandingannya dari Time to First Byte (TTFB)
atau kecepatan akses yakni .54seconds vs 2.1Seconds.

Sedangkan dampak voice search sendiri ato perbuahan perilaku bagi penggunanya adalah, menjadi sedikit lebih malas karena sekarang semua sudah menjadi sangat praktis tanpa harus mengisntall banyak apps dan melakukan banyak hal untuk mendapat informasi, karna hanya cukup 1 tombol semua bisa dijalankan. yang kedua akan terbiasanya orang-orang berbahasa dengan baik dan singkat karna bahasa yang digunakan cukup singkat dan benar.
kedua ktergantungan kita yang sangat besar terhadap virtual smart asistant dan smart home sehingga akan dipastikan terjadi peningkatan signifikan terhadap penjualan dan penggunaan voice search, sebab data dari prnewwswire menyatakan toko sayur pun 20% pesanan dari suara , ketiga kebiasaan kita menganggap mesin seperti manusia karena banyak command yang selayaknya kita berkomunikasi antar seasama manusia, sehingga sangat dipastikan di masa depan akan terjadi perubahan yang besar terhadap teknologi dan manusia dalam menjalani kehidupan sekecil apapun.

Comments
Post a Comment